Selasa, 13 September 2011

Juventus Menang!

Berita Bola (jakarta). Juventus Stadium terbukti bertuah bagi sang pemilik di laga resmi perdana. Menerima kunjungan Parma di giornata pembuka Serie A 2011/12, Minggu (11/9), Juventus mengukir kemenangan besar 4-1!

Hasil ini sekaligus membayar tuntas kekalahan musim lalu dengan skor yang sama dari I Ducali di Olimpico Turin. Seperti telah diperkirakan sebelumnya, pelatih anyar Antonio Conte mengusung pakem ultraofensif 4-2-4. Tujuannya jelas, menumpukan serangan dari kedua sisi lapangan. Kuartet lini depan diisi oleh Alessandro Del Piero dan Alessandro Matri yang diapit oleh Simone Pepe serta Emanuele Giaccherini sebagai penyerang sayap. Sementara itu, Franco Colomba di sisi Parma menerapkan skema 4-4-1-1. Eks personel I Bianconeri, Sebastian Giovinco, berdiri sebagai trequartista di belakang Graziano Pelle.
Gebrakan Juventus di menit-menit awal membuat pemain belakang Parma, Alessandro Lucarelli, menjatuhkan Matri di kotak terlarang, tapi wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran. Meskipun begitu, I Bianconeri tetap mampu membuka keunggulan lewat kans emas perdana yang mereka hasilkan.
Di menit ke-17, Andrea Pirlo mengirim umpan chip ke arah Stephan Lichtsteiner yang melakukan overlap. Lolos dari perangkap off-side, bek sayap yang digaet dari Lazio itu melewati kiper Antonio Mirante sebelum menceploskan bola ke gawang yang kosong. Tak berapa lama kemudian, Juve kembali memperoleh peluang lewat sepakan drive Matri, tapi kali ini Mirante dengan sigap mementahkan kans tersebut.
Pada menit ke-38, Matri berhasil membuat jala Parma bergetar untuk kali kedua lewat tandukannya, tapi ia lebih dulu terperangkap off-side. Skor tetap 1-0 hingga turun minum. Dewi fortuna tampaknya kurang memihak pada Matri pada laga ini. Eks bomber Cagliari itu harus melihat upayanya membentur tiang gawang di menit ke-55, bola kemudian bergulir keluar lapangan. Itulah kontribusi terakhir Matri sebelum posisinya digantikan oleh Mirko Vucinic.
Tak berselang lama, Juventus sanggup memperbesar keunggulan. Umpan terobosan kapten Alessandro Del Piero dituntaskan Pepe untuk membuat skor berubah menjadi 2-0. Si Nyonya Tua unggul kian jauh setelah pengganti Del Piero, Arturo Vidal, melesakkan gol keren lewat sepakan voli kencang dari tepi kotak penalti. Gol ini bermula dari sapuan buruk barisan pertahanan Parma.
Dominasi serta gempuran tiada henti dari anak-anak asuh Conte akhirnya membuahkan gol keempat di menit ke-83. Pirlo kembali mengotaki gol ini. Umpan terukurnya menggagalkan jebakan off-side Parma sehingga memudahkan Claudio Marchisio mencungkil bola melewati Mirante.
Di masa injury time, Giovinco melesakkan gol hiburan untuk Parma dari titik putih. Penalti dihadiahkan wasit setelah pemain mungil itu dijegal dari belakang oleh Paolo De Ceglie. Bek kiri Juve itu juga langsung diusir wasit karena pelanggarannya itu.
Sumber : goal.com
 Subscribe in a reader

Senin, 13 Juni 2011

Claudio Lotito: Transfer Miroslav Klose Hanya Permulaan - Goal.com

Claudio Lotito: Transfer Miroslav Klose Hanya Permulaan - Goal.com

Berita Bola (jakarta). (tulis di sini)

Subscribe in a reader

Selasa, 03 Mei 2011

5 Pemain Sepak Bola Asia Terbaik di Eropa 2011

Berita Bola (jakarta).

2010 menjadi tahun yang cukup penting bagi perkembangan sepakbola Asia, bila dilihat dari menyusutnya selisih antara kualitas tim nasional negara-negara Asia dengan tim nasional terkenal dari benua lainnya, tidak terkecuali negara-negara Amerika Latin dan Eropa.
Memang tidak ada kejutan luar biasa seperti Korea Selatan ketika melaju ke semifinal Piala Dunia 2002 di kandang sendiri, tetapi melajunya negara Ginseng tersebut diiringi Jepang ke babak 16 besar di Afrika Selatan patut dililihat sebagai tanda kemajuan. Ini tidak bisa dilepaskan dari makin banyaknya pemain Asia yang berlaga di Eropa, dan peran penting yang dimainkan beberapa dari pemain Asia tersebut di klubnya masing-masing.
Terkait dengan itu, supersoccer menyorot 5 pemain yang telah bersinar di Eropa dalam setahun belakangan ini. Mungkin saja di masa depan sosok mereka akan dilihat sebagai pembuka jalan bagi lebih banyak pemain Asia untuk berlaga di liga-liga elit Eropa, sama halnya seperti Cha Bum Kun dan Yasuhiko Okudera sebelumnya.

1. Park Ji-Sung (Korea Selatan - Manchester United)

Gelandang tidak kenal lelah Manchester United ini menjadi nama yang pertama melesat ke otak kami saat memikirkan pemain Asia di Eropa. Lebih sukses dari kebanyakan pendahulunya, Park bisa dikatakan sebagai pemain Asia pertama yang berhasil menjadi komponen penting di salah satu tim terbesar Inggris. Mungkin pada awalnya muncul anggapan sinis bahwa dirinya hanya dibeli untuk membuat kaos United tambah laku di pasar Asia timur, tetapi kini tidak ada yang bisa membantah bahwa dirinya adalah seorang big game player. Gol-gol yang dicetaknya melawan Arsenal, Chelsea, dan Liverpool lebih dari cukup sebagai bukti predikat tersebut.

2. Keisuke Honda (Jepang - CSKA Moscow)

Pemain Asia terbaik di Piala Dunia 2010. Bermain untuk CSKA Moscow, Honda menjulang tinggi sebagai satu-satunya pemain sepakbola yang menguasai bola liar Jabulani selain Diego Forlan, ketika membela Jepang di Afrika Selatan. Dengan peran 'false 9' yang ditempatinya, Honda selalu menebar kekacauan di pertahanan lawan, tidak hanya dengan teknik tingginya, tetapi juga dengan pergerakannya dan daya kerjanya.

3. Shinji Kagawa (Jepang - Borussia Dortmund)

Siapa sangka pemain muda asal Jepang ini akan menjadi pembelian terbaik Bundesliga musim ini? Aksinya dalam menyerang dan menarik pemain lawan telah menjadi salah satu faktor utama tim muda Borussia Dortmund yang begitu mempersona menjadi juara paruh musim di Jerman.

4. Tim Cahill (Australia - Everton)

Ingat, Australia juga kini terhitung sebagai anggota konfederasi sepakbola Asia (AFC), sehingga pemain andalan mereka, Tim Cahill layak dimasukkan ke daftar ini. Bermain untuk Everton, Cahill terus menjadi momok bagi tim lawan dengan determinasinya dan kemampuannya di udara -meskipun tubuhnya tidak tinggi-tinggi amat.
   
5. Lee Chung-Yong (Korea Selatan - Bolton Wanderers)

Kini Park Ji-Sung punya saingan untuk memperebutkan pemain Korea Selatan terbaik di Liga Inggris. Muda, cepat, dan bertalenta, Lee Chung Yong terus mempesona di sektor sisi lapangan untuk Owen Coyle dan pasukan Bolton Wanderers-nya. 



 Subscribe in a reader

Kamis, 14 April 2011

Hasil Perempat final liga Champions Eropa

Berita Bola (jakarta).

Wooow,.. all Quarter Final Champions Match has been passed,.. Yap, pertandingan Pertandingan perempat final Liga Champions telah selesai dini hari tadi. 8 tim yang berlaga di pertandingan perempat final ini, yaitu Real Madrid, Barcelona, Manchester United, Chealsea, Shalke 04, Tottenham,Inter milan, dan Shaktar Donesk. Setelah menjalani pertandingan perempat final ke dua pagi dini hari tadi, didapatkan 4 tim yang akan lolos, yaitu Real Madrid, Barcelona, Manchester United, dan Shalke 04.

Berikut adalah 4 pertandingan yang telah dilaksanakan kemarin dan dini hari tadi (tinggal klik link nya ya, include video!!)
Manchester United vs Chealsea
Shaktar Donesk vs Barcelona
Tottenham vs Real Madrid
Shalke vs Inter milan




 Subscribe in a reader

Inter yang Agresif, Schalke yang Unggul

Berita Bola (jakarta).

SCHALKE, KOMPAS.com — Inter Milan bermain agresif, tetapi gagal mencetak gol selama 45 menit pertama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions, di Veltins-Arena, Rabu (13/4/2011). Mereka malah dipaksa menutup babak pertama dalam keadaan tertinggal 0-1 akibat gol Raul Gonzalez.

Gol Raul terjadi pada menit ke-45. Setelah menguasai bola kiriman Jose Jurado, Raul menggocek bola melewati Julio Cesar lalu dari tengah kotak 16 meter menembakkan bola masuk ke tengah gawang Julio Cesar.

Inter datang ke Veltins-Arena dengan bekal kekalahan 2-5 pada leg pertama dan dengan begitu wajib menang minimal 4-0 untuk masuk ke semifinal.

Sebagai juara bertahan, mereka pun mencoba mencari gol cepat. Namun, dengan ketenangan dan perhitungan cermat, barisan belakang dan tengah Schalke mampu membatasi pergerakan tim tamu.

Meski begitu, dalam sejumlah kesempatan, Inter berhasil menciptakan ruang tembak dan mencoba memaksimalkannya. Namun, jika tidak melenceng keluar lapangan, usaha mereka dimentahkan Manuel Neuer.

Pada menit ke-22, ke-23, dan ke-33, misalnya, Wesley Sneijder, Samuel Eto'o, dan Diego Milito melihat eksekusi mereka dari tengah kotak penalti diblok Neuer.

Di sisi lain, meski tak sebanyak Inter, Schalke juga sanggup memaksa Julio Cesar menegangkan otot-ototnya untuk mencegah gawangnya dari gol, seperti ketika mementahkan tembakan Raul pada menit ke-16 dan Jose Jurado pada menit ke-29.

Selama 45 menit pertama, Schalke menguasai bola sebanyak 42 persen dan melepaskan dua tembakan akurat dari empat kali usaha. Adapun tim tamu menciptakan tiga peluang emas dari 12 kali percobaan.

Susunan pemain:
Schalke:
Manuel Neuer; Benedikt Hoewedes, Christoph Metzelder, Hans Sarpei, Atsuto Uchida; Kyriakos Papadopoulos, Joel Matip, Jose Jurado, Alexander Baumjohann; Eduardo Goncalves de Oliveira, Raul Gonzalez

Inter: Julio Cesar; Andreas Ranocchia, Lucio, Yuto Nagamoto, Maicon; Thiago Motta, Wesley Sneijder, Javier Zanetti, Dejan Stankovic; Diego Milito, Samuel Eto'o

Wasit: Damir Skomina

Sumber : Kompas bola

Untuk golnya bisa dilihat di sini

Berikut adalah pertandingan-pertandingan lainnya yang telah dilaksanakan kemarin dan dini hari tadi (tinggal klik link nya ya, include video!!)
Manchester United vs Chealsea
Shaktar Donesk vs Barcelona
Tottenham vs Real Madrid




 Subscribe in a reader

Ronaldo Antar Madrid ke Semifinal

Berita Bola (jakarta).

LONDON, KOMPAS.com Real Madrid berhasil melangkah ke semifinal setelah membungkam Tottenham Hotspur 1-0 (agregat 5-0) pada leg kedua babak perempat final Liga Champions di White Hart Lane, Rabu atau Kamis (14/4/2011) dini hari WIB. Gol tunggal Madrid diciptakan Cristiano Ronaldo pada menit ke-50.
Hasil ini tentunya sangat membanggakan bagi publik Santiago Bernabeu, mengingat untuk pertama kalinya Madrid melangkah ke semifinal semenjak 2003 silam.
Di babak semifinal, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan akan bertemu dengan musuh bebuyutan mereka, Barcelona. "El Barca" sukses melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Shaktar Donetsk dengan agregat 6-1. Semifinal leg pertama akan digelar pada 26 April atau 27 April nanti. Sementara leg kedua digelar pada 3 Mei atau 4 Mei mendatang.
Pada pertandingan tadi dituntut meraih kemenangan dengan minimal mencetak lima gol tanpa balas untuk meraih tiket semifinal, Tottenham langsung menggempur pertahanan Madrid. Gareth Bale hampir saja membawa timnya unggul. Sayang, tembakannya masih bisa ditepis oleh Iker Casillas pada menit keenam.
Perlahan tapi pasti, "Spurs" terlihat mengendalikan permainan. Dalam menyusun serangan, "Spurs" selalu bertumpu kepada Bale yang beroperasi di sektor kiri. Memang, Totenham mengharapkan kecepatan dan kemampuan Bale dalam merusak jantung pertahanan Madrid.
Namun, barisan pertahanan Madrid sepertinya sudah mengetahui gaya permainan lawannya sehingga tidak sulit mematahkan serangan yang dibangun tim tuan rumah.
Di balik kesulitan itu, Tottenham memiliki peluang emas pada menit ke-26. Berawal dari penetrasi Aaron Lennon di sektor kanan yang kemudian mengirim umpan ke tengah kotak penalti. Bola langsung disambar oleh Roman Pavlyuchenko. Sial bagi "Spurs", tembakan Pavlyuchenko justru melambung tinggi.
Pada menit ke-38, tendangan keras Bale berhasil menggetarkan gawang Madrid. Namun, wasit menganulirnya karena Van Der Vaart sudah berada dalam posisi off-side sebelum melepaskan umpan kepada Bale. Itu menjadi peluang terakhir bagi "Spurs" pada babak ini. Alhasil, mereka dipaksa bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.
Selepas turun minum, "Spurs" mendapatkan malapetaka. Laga baru berjalan empat menit, kiper Tottenham, Gomez, melakukan blunder. Bola hasil tembakan keras Ronaldo dari luar kotak penalti terlepas dari dekapan Gomez dan bola bergulir ke gawang sendiri.
Tertinggal 0-1, Pelatih Harry Redknapp memasukkan Jermain Defoe untuk menggantikan Lennon pada menit ke-59. Hanya berselang tiga menit, Defoe nyaris mencetak gol balasan. Sayang, tembakan penyerang asal Inggris itu masih bisa ditepis Casillas.
Mengingat hampir mustahil "Spurs" mengejar defisit gol, Pelatih Jose Mourinho juga melakukan perubahan. Dia mengganti beberapa pemain penting, seperti Cristiano Ronaldo, Xabi Alonso, dan Sergio Ramos. Keputusan itu diambil agar mereka lebih bugar saat melawan Barcelona dalam duel bertajuk "El Clasico" pada akhir pekan ini.
Perubahan ini tidak mengurangi agresivitas Madrid. Ricardo Kaka yang masuk menggantikan Ronaldo pada menit ke-64 hampir saja menggandakan keunggulan timnya. Namun, Gomez masih sigap menepis tembakan gelandang asal Brasil itu.
Selanjutnya, kedua tim saling baku serang. Namun, hingga laga usai, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Madrid pun berhasil memenangkan pertandingan.

Susunan Pemain

Tottenham Hotspur:
Gomez; Michael Dawson, William Gallas, Benoit Assou-Ekotto, Vedran Corluka; Luka Modric (Krnjcar 81), Tom Huddlestone, Gareth Bale, Aaron Lennon (Jermain Defeoe 60); Roman Pavlyuchenko, Rafael Van der Vaart

Real Madrid:
Iker Casillas; Raul Albiol, Ricardo Carvalho, Alvaro Arbeloa, Sergio Ramos (Granero 54); Sami Khedira, Xabi Alonso (karim Benzema 74), Marcelo, Cristiano Ronaldo (Kaka 64); Emmanuel Adebayor, Mesut Oezil

Wasit: Nicola Rizzoli

Sumber : Kompas bola

Untuk golnya bisa dilihat di sini


Berikut adalah pertandingan -pertandingan lainnya yang telah dilaksanakan kemarin dan dini hari tadi (tinggal klik link nya ya, include video!!)
Manchester United vs Chealsea
Shaktar Donesk vs Barcelona

Shalke vs Inter milan





 Subscribe in a reader

Messi Pimpin Barca ke Semifinal

Berita Bola (jakarta).

DONETSK, KOMPAS.comStriker Barcelona, Lionel Messi, berhasil mencetak gol yang menentukan kemenangan 1-0 timnya atas Shakhtar Donetsk pada leg kedua babak perempat final Liga Champions, Rabu (13/4/2011) dini hari WIB. Dengan ini, maka Barca berhak lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 6-1. Di semifinal, Messi dan kawan-kawan bakal menghadapi pemenang antara Real Madrid dan Tottenham Hotspur.
Meski sudah unggul besar di leg pertama, Barca tak mengistirahatkan skuad terbaiknya melawan Shakhtar. Barca tak ingin ambil risiko mengingat Shakhtar memiliki rekor yang hebat di kandang. Dalam dua tahun terakhir, Henrik Mkhitaryan dan kawan-kawan baru menelan satu kekalahan di Donbass Arena.
Sejak peluit dibunyikan, Barca langsung menguasai pertandingan. Trio Seydou Keita, Javier Mascherano, dan Xavi mampu menjaga penguasaan bola dengan baik. Meski begitu, justru Shakhtar yang lebih dulu agresif dalam melepaskan ancaman. Dalam 24 menit pertama sudah ada tiga tembakan akurat yang dilepaskan Jadson (dua kali) dan Douglas Costa. Apa daya, semuanya mentah di tangan Victor Valdes.
"Azulgrana" tak tinggal diam. Melalui Messi, Barca terus mencoba membongkar pertahanan tuan rumah. Usaha ini nyaris berhasil pada menit ke-28 dan ke-31. Namun, apa boleh buat, tendangan Messi berhasil dipatahkan kiper Shakhtar, Andriy Pyatov.
Gol yang ditunggu-tunggu Barca akhirnya lahir pada menit ke-43. Memanfaatkan umpan Dani Alves, Messi berhasil menembak bola ke pojok kanan bawah gawang Shakhtar.
Memasuki paruh kedua, Shakhtar tetap tak mampu memecah kebuntuan mereka. Meski mendapat dukungan penuh dari fans, Eduardo dan kawan-kawan tak sanggup memberikan sengatan yang nyata. Barca berhasil mendikte pertandingan dengan baik. Pada akhirnya, keunggulan 1-0 untuk "Blaugrana" tetap bertahan hingga laga berakhir.

Susunan pemain
Shakhtar Donetsk:
Andriy Pyatov; Yaroslav Rakitskiy, Mykola Ischenko, Viacheslav Shevchuk, Vasili Kobin; Tomás Hubschman, Henrik Mkhitaryan, Willian, Douglas Costa (Eduardo 58); Luiz Adriano (Marcelo Moreno 60), Jadson
Barcelona: Victor Valdés; Gerard Piqué (Gabriel Milito 70), Javier Mascherano, Adriano, Dani Alves; Sergio Busquets, Seydou Keita, Xavi (Pedro 66); Ibrahim Afellay, Lionel Messi, David Villa (Jeffrén Suárez 75)

Wasit:
Florian Meyer

Sumber : Kompas bola

Untuk gol-golnya bisa dilihat di sini

Berikut adalah pertandingan-pertandingan lainnya yang telah dilaksanakan kemarin dan dini hari tadi (tinggal klik link nya ya, include video!!)
Manchester United vs Chealsea

Tottenham vs Real Madrid
Shalke vs Inter milan





 Subscribe in a reader